Peta kebakaran langsung Indonesia

413Kebakaran aktif
401Terkonfirmasi
38Provinsi
Tidak ada dataBahaya tertinggi

Peta kebakaran langsung Indonesia

413Kebakaran aktif
401Terkonfirmasi
38Provinsi

Peta langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, diperbarui terus-menerus dari deteksi titik panas satelit NASA. Musimnya berlangsung Juni hingga Oktober dan didorong oleh kebakaran lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan, yang memicu kabut asap regional dan jauh lebih parah pada tahun El Niño; Jawa dan Nusa Tenggara terbakar lebih lambat, Agustus hingga Oktober. Lihat di mana api sedang menyala saat ini, seberapa besar intensitasnya, dan tingkat bahaya di setiap provinsi.

⚠️ Kebakaran yang ditampilkan adalah deteksi panas otomatis dari satelit NASA FIRMS. Data ini belum diverifikasi di lapangan dan tidak 100% akurat — bisa mencakup alarm palsu (panas industri, suar gas, pantulan matahari) atau melewatkan kebakaran kecil atau yang tertutup awan. Jangan gunakan peta ini untuk keputusan keselamatan; selalu ikuti sumber darurat resmi.

Kebakaran signifikan

+5 lainnya →
+7 lainnya →
+39 lainnya →
+13 lainnya →
+112 lainnya →
+17 lainnya →
+11 lainnya →
+11 lainnya →
+1 lainnya →
+5 lainnya →
+9 lainnya →
+36 lainnya →
+2 lainnya →
+6 lainnya →
+50 lainnya →

Hari-hari terakhir

Yang bisa Anda pantau di sini

Kebakaran per provinsi

Pemantauan kebakaran langsung untuk seluruh 38 provinsi di Indonesia, diperbarui terus-menerus — buka sebuah provinsi untuk peta kebakaran dan tingkat bahayanya:

Provinsi Kebakaran aktif Bahaya kebakaran
Aceh 0 —
Sumatera Utara 0 —
Sumatera Barat 0 —
Riau 0 —
Kepulauan Riau 0 —
Jambi 10 —
Bengkulu 0 —
Sumatera Selatan 55 —
Kepulauan Bangka Belitung 16 —
Lampung 16 —
DKI Jakarta 0 —
Jawa Barat 0 —
Banten 0 —
Jawa Tengah 0 —
DI Yogyakarta 0 —
Jawa Timur 12 —
Kalimantan Barat 44 —
Kalimantan Tengah 117 —
Kalimantan Selatan 18 —
Kalimantan Timur 22 —
Kalimantan Utara 0 —
Sulawesi Utara 1 —
Gorontalo 2 —
Sulawesi Tengah 5 —
Sulawesi Barat 0 —
Sulawesi Selatan 7 —
Sulawesi Tenggara 11 —
Bali 0 —
Nusa Tenggara Barat 10 —
Nusa Tenggara Timur 14 —
Maluku 6 —
Maluku Utara 3 —
Papua 41 —
Papua Barat 3 —
Papua Selatan 0 —
Papua Tengah 0 —
Papua Pegunungan 0 —
Papua Barat Daya 0 —

Kota utama yang tercakup: Banda Aceh · Lhokseumawe · Langsa · Sabang · Medan · Binjai · Pematangsiantar · Tebing Tinggi · Sibolga · Padang · Bukittinggi · Payakumbuh · Pariaman · Pekanbaru · Dumai · Bengkalis · Duri · Tanjungpinang · Batam · Jambi · Sungai Penuh · Muaro Bungo · Bengkulu · Curup · Manna · Palembang · Prabumulih · Lubuklinggau · Lahat · Pangkalpinang

Tentang peta kebakaran ini

Fire Map Today menampilkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dalam satu tampilan langsung, dibangun dari deteksi panas satelit NASA. Deteksi berdekatan dari kebakaran yang sama dikelompokkan menjadi satu peristiwa kebakaran dengan halamannya sendiri, dan setiap hari diarsipkan sehingga Anda dapat menelusuri seluruh musim. Situs ini menerbitkan ulang data publik dan bukan layanan peringatan resmi — SiPongi (KLHK) tetap menjadi rujukan nasional.

Cara kerja peta ini

Perkecil untuk gambaran nasional; perbesar dan deteksi satelit individual akan muncul. Kebakaran diwarnai berdasarkan intensitas dan setiap provinsi diwarnai berdasarkan tingkat bahayanya. Satelit melintas beberapa kali sehari dan tidak dapat menembus awan atau asap tebal, sehingga kebakaran nyata bisa terlewat berjam-jam dan sebagian sumber panas bukan kebakaran — selalu periksa sumber resmi.

Dari mana data berasal

Deteksi kebakaran aktif berasal dari NASA FIRMS (sensor VIIRS dan MODIS). Batas provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan berasal dari geoBoundaries. Rujukan nasional untuk kebakaran hutan dan lahan adalah SiPongi, yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dalam keadaan darurat hubungi 113 untuk pemadam kebakaran atau 112.
SiPongi — KLHK · NASA FIRMS

Musim kebakaran di Indonesia

Musim kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia berlangsung Juni hingga Oktober. Pendorong utamanya adalah kebakaran lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan, yang membakar karbon di bawah permukaan, sulit dipadamkan, dan menghasilkan kabut asap yang menyebar ke negara tetangga. Tahun El Niño memperparah keadaan secara tajam. Jawa dan Nusa Tenggara terbakar lebih lambat, Agustus hingga Oktober.

  1. J
  2. F
  3. M
  4. A
  5. M
  6. J
  7. J
  8. A
  9. S
  10. O
  11. N
  12. D

Bulan yang disorot adalah puncak musim kebakaran.

WilayahKapanMengapa
Sumatera dan KalimantanJun–OktLahan gambut dalam; api bawah permukaan dan kabut asap regional.
JawaAgu–OktLahan pertanian, padang rumput, dan lereng gunung pada musim kemarau.
Nusa TenggaraJul–OktMusim kemarau terpanjang di Indonesia; sabana kering.

Lembaga resmi kebakaran di Indonesia

  • SiPongi (KLHK) — Sistem pemantauan karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
  • BNPB — Badan Nasional Penanggulangan Bencana
  • Pemadam kebakaran — Layanan pemadam kebakaran Telepon: 113

Pertanyaan yang sering diajukan

Dari mana data kebakaran Indonesia berasal?
Kebakaran adalah deteksi panas otomatis dari satelit NASA FIRMS (sensor VIIRS dan MODIS), dilengkapi informasi resmi bila tersedia (SiPongi/KLHK, BNPB). Ini data satelit hampir waktu-nyata, belum diverifikasi di lapangan.
Apa arti kebakaran "terkonfirmasi"?
Sebuah kebakaran ditandai terkonfirmasi ketika cocok dengan informasi resmi dari otoritas atau ketika beberapa deteksi satelit yang intens berulang di lokasi yang sama. Lainnya ditampilkan sebagai deteksi yang mungkin.
Apa itu tingkat bahaya kebakaran?
Ini adalah indeks bahaya yang dimodelkan dari cuaca langsung (suhu, kelembapan, dan angin), pada skala dari Sangat rendah hingga Ekstrem. Semakin tinggi, semakin mudah kebakaran muncul dan menyebar.
Seberapa sering peta diperbarui?
Satelit melintas beberapa kali sehari; peta dan daftar kebakaran diperbarui terus-menerus seiring datangnya deteksi baru.
Apa yang harus saya lakukan jika ada kebakaran di dekat saya?
Peta ini hanya untuk informasi. Dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat dan ikuti otoritas serta pemadam kebakaran — jangan pernah menggunakan data satelit untuk keputusan keselamatan.
Mengapa kebakaran muncul di tempat yang tidak ada, atau tidak muncul?
Satelit mendeteksi panas, yang bisa berupa sumber industri atau pembakaran lahan, bukan hanya kebakaran; dan bisa melewatkan kebakaran yang tertutup awan atau asap, atau di antara lintasan. Perlakukan setiap deteksi yang belum dikonfirmasi dengan hati-hati.
Apakah peta ini gratis dan perlu aplikasi?
Ya — sepenuhnya gratis dan berfungsi di peramban apa pun di ponsel, tablet, atau komputer, tanpa perlu memasang apa pun.
Kapan musim kebakaran di Indonesia?
Musim kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia berlangsung Juni hingga Oktober. Pendorong utamanya adalah kebakaran lahan gambut di Sumatera dan Kalimantan, yang membakar karbon di bawah permukaan, sulit dipadamkan, dan menghasilkan kabut asap yang menyebar ke negara tetangga. Tahun El Niño memperparah keadaan secara tajam. Jawa dan Nusa Tenggara terbakar lebih lambat, Agustus hingga Oktober.
Siapa yang bertanggung jawab memadamkan kebakaran di Indonesia?
Lembaga utamanya adalah SiPongi (KLHK), BNPB, Pemadam kebakaran (113). Situs ini bukan salah satunya dan tidak menerbitkan peringatan.